Kembali ke blog
bisnisTim Canggih.AI

Label WhatsApp Business Hilang? Kini Jadi Daftar, Ini Caranya

Label WhatsApp Business Hilang? Kini Jadi Daftar, Ini Caranya

Label WhatsApp Business nggak dihapus, tapi lagi diganti jadi fitur Daftar. Pusat Bantuan WhatsApp nulis bahwa label kini menjadi daftar dan peluncurannya bertahap, jadi di satu HP masih ada Label, di HP lain udah Daftar. Fungsinya sama: ngelompokin chat dan kontak, misalnya Belum Bayar atau Siap Kirim. Maksimal 20 daftar. Di bawah ada cara pakainya, contoh susunan buat toko online, dan kapan cara ini mulai nggak kebawa.

Kenapa Label WhatsApp Business Hilang?

Kalau kamu buka menu dan Label udah nggak ada, kemungkinan besar akun kamu udah dapat fitur Daftar. Di halaman Cara Menggunakan Label (diakses 7 Oktober 2026), WhatsApp nulis catatan bahwa label kini menjadi daftar dan fitur daftar diluncurkan secara bertahap.

Sebaliknya, halaman Cara Menggunakan Daftar (diakses 7 Oktober 2026) bilang sebagian pengguna mungkin belum punya akses ke daftar. Jadi wajar kalau HP admin satu dan HP admin lain kelihatan beda.

Yang perlu diingat, beda namanya doang nggak ngubah cara kerjanya:

Label (versi lama)Daftar (versi baru)
FungsiNgelompokin chatNgelompokin kontak dan grup
Batas jumlah20 label20 daftar
WarnaBisa dipilihBisa dipilih
Kirim pesan ke semua anggotaLewat pesan marketingLewat Siaran bisnis

Cara Bikin dan Pakai Daftar di WhatsApp Business

Langkah di bawah ini dari Pusat Bantuan WhatsApp. Letak tombolnya bisa sedikit beda tergantung versi aplikasi.

Bikin daftar baru (Android):

  1. Ketuk Fitur, lalu Daftar, lalu Daftar baru.
  2. Isi nama daftar atau pakai nama yang disarankan. Pilih warnanya kalau mau.
  3. Tambahin orang atau grup, lalu simpan.

Masukin chat ke daftar:

  1. Ketuk dan tahan chat pelanggan.
  2. Pilih daftar yang cocok, atau bikin daftar baru langsung dari situ.
  3. Ketuk Selesai.

Ngedit, ganti urutan, atau hapus daftar: buka Fitur, lalu Daftar. Dari sana kamu bisa ganti nama, warna, isi anggota, geser urutan daftar, atau menghapusnya.

Di WhatsApp Business versi web: klik Fitur, lalu Daftar, lalu Tambah daftar baru, isi nama, klik Buat daftar. Buat nempelin label ke chat, buka chat itu, klik menu panah bawah, lalu Tambah ke daftar.

Satu chat bisa dapat lebih dari satu label, dan labelnya tampil bertumpuk. Justru di situ sering bikin bingung, jadi aturan sederhananya: satu chat, satu label status.

Contoh Susunan Daftar buat Toko Online

Label paling berguna kalau isinya status pesanan, bukan jenis pelanggan. Ini contoh yang bisa kamu tiru, urut sesuai perjalanan pembeli:

Nama daftarIsinya siapaPindah ke daftar berikutnya kalau
Tanya-tanyaBaru nanya harga atau stokUdah sebut produk dan jumlah
Nunggu OngkirUdah kasih alamat, belum dapat totalTotal dan ongkir udah dikirim
Belum BayarUdah setuju rekap, belum bayarPembayaran masuk
Siap KirimUdah lunas, belum dikirimResi udah dikirim ke pelanggan
Udah DikirimPaket di jalanBarang sampai
KomplainAda masalah pesananMasalahnya beres
LanggananPernah beli lebih dari sekaliTetap di sini

Tujuh daftar, masih jauh dari batas 20. Daftar "Belum Bayar" itu yang paling penting dipantau, karena isinya orang yang udah niat beli tapi kelewat. Cara ngingetin mereka tanpa bikin ilfeel ada di cara follow up customer di WhatsApp.

Tips kecil: bikin nama daftar yang pendek dan pakai warna yang konsisten. Misalnya merah buat Belum Bayar dan Komplain, hijau buat Siap Kirim. Admin yang baru masuk langsung ngerti tanpa diajarin.

Peristiwa Otomatis: Label Order yang Nempel Sendiri

WhatsApp Business juga punya fitur opsional namanya peristiwa otomatis. Menurut halaman Tentang Peristiwa Otomatis (diakses 7 Oktober 2026), fitur ini bisa ngelabelin order dan prospek di chat secara otomatis. Nyalainnya dari Fitur, lalu Daftar, lalu ketuk bagian daftar yang dibuat otomatis.

Kedengarannya praktis, tapi baca dulu konsekuensinya sebelum nyalain:

  • Fitur lain bisa kena: daftar siaran, pesan sementara, salam dan pesan tidak di tempat, serta edit dan hapus pesan.
  • Chat kamu dikelola lewat layanan aman Meta, dan pelanggan bakal lihat keterangan soal itu di chat.
  • Semua perangkat tertaut keputus. Sebagian besar bisa ditautin ulang, kecuali WhatsApp untuk Windows dan WearOS.
  • Fitur ini bisa dimatiin lagi kapan aja kalau ternyata ganggu.

Kalau toko kamu masih ngandelin pesan salam otomatis atau siaran, tes dulu di jam sepi.

Kapan Label Udah Nggak Kebawa Lagi?

Label itu alat bantu ingat, bukan sistem. Semua pemindahannya tetap tangan admin. Tanda kamu udah butuh yang lebih dari label:

  • Ada chat yang lupa dipindah. Pelanggan udah bayar, tapi masih nongkrong di Belum Bayar, terus dapat tagihan lagi.
  • Admin lebih dari satu. Dua orang megang satu nomor, dan masing-masing ngira yang lain udah mindahin label. Pilihan bagi tugasnya ada di WhatsApp multi admin untuk toko online.
  • Kamu butuh angka. Label nggak bisa jawab "berapa total omzet minggu ini" atau "pesanan mana yang belum dikirim". Kamu tetap harus nyalin ke buku atau Excel, kayak di cara rekap orderan online shop.
  • Chat masuk malam. Label cuma rapi kalau ada yang pegang HP. Chat jam 11 malam nunggu sampai pagi.

Cara Mulai: Status Pesanan yang Ke-update Sendiri

Versi otomatis dari "label Belum Bayar" dan "label Siap Kirim" itu status pesanan yang berubah sendiri. Di Admin Canggih, AI ngumpulin produk, jumlah, alamat, dan kurir dari chat, lalu kirim rekap. Setelah pelanggan konfirmasi, rekap pesanan otomatis dari chat WhatsApp nyatet pesanannya di halaman Penjualan dengan nomor ORD-, lengkap sama item, alamat, ongkir, total, dan status pembayaran.

Kalau pelanggan bayar lewat payment gateway, status pesanannya berubah otomatis, jadi pelanggan nggak perlu kirim bukti transfer. Daftar pesanannya bisa kamu unduh ke Excel dari halaman Penjualan. Ini unduhan manual, bukan spreadsheet yang ke-update sendiri.

Yang perlu kamu tahu biar ekspektasinya pas:

  • Nomor WhatsApp toko bisa tetap sama. Setelah tersambung, chat di nomor itu dibales AI dan admin lewat dashboard Admin Canggih.
  • Setup mandiri gratis. Kalau mau tim Canggih yang ngurus sampai jadi (Express Integration), biayanya Rp 1 juta.
  • Biaya pesan dari Meta tetap ikut kebijakan Meta, terpisah dari langganan.
  • Live kurang dari 24 jam setelah katalog dan aturan toko kami terima.

Admin Canggih jawab chat pelanggan 24 jam, bikin pesanan, hitung ongkir, dan kirim link pembayaran, jadi kamu nggak perlu mindahin label satu-satu tiap ada yang bayar. Mau lihat dulu dari sisi pembeli? Ada demo gratis via WhatsApp.

FAQ

Kenapa label di WhatsApp Business saya hilang?

Kemungkinan besar akun kamu udah dapat fitur Daftar. WhatsApp lagi ngganti label jadi daftar secara bertahap, jadi menunya pindah ke Fitur, lalu Daftar. Fungsinya tetap sama.

Berapa banyak label atau daftar yang bisa dibikin?

Menurut Pusat Bantuan WhatsApp, maksimal 20, baik di versi label maupun versi daftar.

Cara menghapus label WhatsApp Business gimana?

Buka Fitur, lalu Daftar, pilih daftar yang mau dihapus, lalu pilih hapus dari menu di daftar itu. Di versi web, klik daftarnya, buka menu tiga titik, lalu Hapus daftar.

Bisa kirim promo ke semua orang di satu daftar?

Bisa, lewat Siaran bisnis atau pesan marketing ke anggota daftar. Kirim seperlunya dan cuma ke pelanggan yang emang mau dapat kabar dari toko kamu, karena siaran yang terlalu sering bikin orang ngelaporin nomor kamu.

Apa bedanya daftar dan daftar siaran?

Daftar dipakai buat ngelompokin kontak dan chat biar gampang dicari. Daftar siaran dipakai buat ngirim satu pesan ke banyak pelanggan sekaligus.


Artikel ini ditulis oleh Tim Canggih.AI. Capek mindahin label chat satu per satu tiap ada yang bayar? Chat kami di WhatsApp atau follow @canggihai_official.

/ Fitur terkait

Fitur yang nyambung sama artikel ini.

/ Rekomendasi

Baca juga yang ini.

Semua artikel →
Mulai dari mana

Dua solusi terbaik.Karya anak Bangsa.

Mulai dari salah satu, atau langsung coba dua-duanya. Setiap workflow yang kamu otomatisasi itu, jadi waktu buat mikirin hal yang lebih penting.